Wakapolsek Saparua Memberikan Sosialisasi Pemahaman Terkait Kesadaran Hukum Secara Dini Dan Dampak Dari Tawuran Kepada Pasa Pelajar SMAN 40 Malteng
  • ADMINISTRATOR
  • 23 September 2022
  • 26 x

Polresta P. Ambon & P. P. Lease - bertempat di  SMAN 40 MALUKU TENGAH Jln. Nn. Saar Sopacua Negeri Ullath Kecamatan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah, telah dilakukan Sosialisasi  Kesadaran Hukum tentang dampak Tawuran bagi Siwa SMAN 40 MALUKU TENGAH oleh Wakapolsek Saparua IPDA M. SALLATALOHY. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh :

1. Kepalah sekolah SMAN 40 Maluku Tengah, Ibu. Ledy. L. Siwabessy, S.Pd. M.Pd

2. Bhabinkamtibmas Negeri Ullath, AIPDA J. MANUKILEY 

3. Personil IK Sek Saparua, BRIPDA M.SALLATALOHY

4. Staf dan Dewan Guru SMAN 40 Maluku Tengah

5. 32 Siswa-Siswi SMAN 40 Maluku Tengah

Dalam Sambutannya Kepala Sekolah SMA N 40 Malteng " Terima kasih bapak Wakapolsek saparua beserta anggota telah menyempatkan waktu untuk hadir di sekolah kami untuk memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi kami, Jadi siswa kami hanya sebatas 2 Negeri ini yakni Negeri Ullath dan Negeri Ouw jadi jangan bapak terheran dikarenakan siswa yang sedikit dan dengan jumlah guru yang ada 12 tenaga guru dan 5 tenaga tata usaha." 

" lalu lembaga pendidikan kami juga sudah ada dalam sebuah lembaga yang sudah di cetuskan oleh pusat sebagai lembaga penggerak. Jadi kita sudah diarahkan untuk mengarahkan seluruh peserta didik kita untuk menjaga dan mencintai Negara tercinta kita Republik Indonesia." Lanjutnya

" sekali lagi saya mengucapkan selamat datang untuk pak Wakapolsek dan kami juga menitip salam hormat kepada bapak Kapolsek mungkin di lain waktu bisa datang dan ada bersama-sama dengan kami di SMAN 40 Maluku Tengah mungkin untuk kegiatan-kegiatan yang lain." Tutupnya

dalam sambutnya waka polsek berterimah kasi dan meminta maaf karena Kapolsek Saparua Tidak Dapat Menghadiri Kegiatan Tersebut karena Berhalangan Dengan tugas yang lain serta Wakapolsek Saparua juga mem perkenalkan dirinya kepada para siswa-siswi.

" Terima kasih karena telah memberikan kesempatan pada saya agar dapat memberikan pemahaman terkait kesadaran hukum secara dini dan dampak dari tawuran, Saya diberikan kesempatan oleh kapolsek saparua untuk menggantikan beliau untuk memberikan sosialisasi di sekolah ini. Sebelum masuk ke materi sosialisasi terutama saya akan memperkenalkan diri saya, nama saya Muhammad Sallatalohy, pangkat Ipda, istri 1 dan anak 3." ujar Waka Polsek

" Adik-adik sekalian akhir-akhir ini adik-adik mungkin bisa lihat dan dengar lewat medsos atau lihat langsung, dalam 2 bulan terakhir ini setiap pulang sekolah itu sering kumpul lalu saling ejek-ejekan yang dapat menimbulkan perkelahian, ini akan menjadi wacana yang akan kita bicarakan sampai dengan tingkat kecamatam. Tujuan kepolisian yang mana saya saat ini datang untuk memberikan sosialisasi tentang kesadran hukum dan dampak dari tawuran agar adik-adik tidak melakukan pelanggaran bahkan sampai keranah hukum dan berurusan dengan pihak keamanan seperti personil Polsek Saparua,  Jika adik-adik terkena proses hukum maka adik-adik akan di tahan di polsek tapi tidak di masukan ke penjara tetapi di suatu ruangan akan tetapi dibatasi gerak-geriknya." Jelasnya Dalam Materi Yang di bawahkan

" Adik-adik pastinya sudah diatas 15 tahun dan tentunya sudah pernah dengar tentang hukum, kalau kita berbicara tentang hukum pastinya berbicra tentang peratuaran atau perundang-undangan yang mengatur tentang tingkah laku perbuatan manusia tersebut, serta terkait dengan kesadaran hukum yang tadi, pertama saya smpaikan yaitu perkelahian antar pelajar bahkan sampai ke tingkat antar kampung itu nantinya kita akan amankan para pelaku-pelakunya dan akan diproses dan terkait dengan pasal-pasalnya nanti penanganannya sesuai dengan perbuatannya, contohnya : tentang perkelahian satu lawan satu itu masuk dalam pasal 351 KUHP, dan kalau sampai menimbulkan luka memar itu masuk dalam pasal 351 ayat (1), kalau sampai dengan luka yang menimbulkan luka itu masuk dalam pasa 351 ayat (2), dan jika sampai dengan kehilangan anggota tubuh bahkan sampai meninggal dunia itu termasuk dalam pasal 351 ayat (3) bisa juga pasal 340 dan pasal 338 KUHP. Lanjutnya

" dan contoh jika perkelahian yang dilakukan secara bersama-sama ( keroyok ) itu masuk dalam pasal 170 KUHP. pasti dari adik-adik semua ini pasti punya cita-cita dan itu menjadi berkat untuk kedepan dapat meraihnya, maka saya ajak adik-adik sekalian agar rajin belajar dan jauhi pelanggaran-pelanggaran yang dapat merusak masa depan dari adik-adik sendiri." Ajak Waka polsek

Mungkin itu saja materi singkat dari saya, mohon maaf sebelumnya karna saya dibritahu oleh kepala sekolah bahwa adik-adik waktu pulang sekolahnya sekitar jam 15.00 WIT tetapi bisa menyempatkan waktu untuk menerima sosialisasi dari kami, dan saya bersama perosnil polsek mewakili kapolsek kami mengucapkan terima kasih atas waktu yang di berikan kpda kami untuk menyampaikan sosialisasi di Sekolah ini. Ucapan terimah kasih dri kepala sekolah kepada wakapolsek yg telah hadir dan memberikan sosialisasi terkait Pemahaman tentang hukum dan Dampak dari Tawuran. Tutup Wakapolsek