POLRES MALTENG : Kapolres Pimpin Pengamanan Musyawarah Adat Negeri Rutah
  • ADMINISTRATOR
  • 20 Oktober 2021
  • 159 x

POLDA MALUKU,POLRES MALUKU TENGAH - Ratusan personil Polres Maluku Tengah, diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan musyawarah adat dalam rangka penetapan mata rumah parentah di negeri Rutah, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah.

Pengamanan musyawarah adat negeri Rutah itu, dipimpin langsung Kapolres Maluku Tengah AKBP Rositah Umasugi.


Kapolres mengatakan, pengamanan yang diberikan oleh pihaknya itu dalam rangka memberikan kenyamanan kepada seluruh warga khususnya Negeri Rutah.

"Kita harus memberikan keamanan, kenyamanan dan kedamaian kepada masyarakat termasuk di Negeri Rutah, sebab kita tahu bahwa saat ini mereka sedang melaksanakan musyawarah adat dalam rangka penetapan mata rumah parentah. Kita tahun sendiri bahwa langkah yang kita ambil ini sebagai bentuk untuk mengantisipasi gesekan dimasyarakat,"kata Kapolres kepada wartawan disela-sela pengamanannya, Rabu (20/10/2021).


Menurut Kapolres, keamanan dan kenyamanan serta kedamaian merupakan hak mutlak yang harus dimiliki oleh setiap manusia termasuk warga masyarakat, sehingga hal itue menjadi perhatian khusus dari Polres Malteng.

"Disamping kita melaksanakan tugas untuk mengamankan jalannya pelaksanaan musyawarah adat itu, kehadiran kami di Negeri Rutah, juga sebagai bentuk dukungan moril kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan serta persaudaraan di negeri tersebut,"tegasnya.


Wanita dengan dua melati dipundaknya mengaku, pengamanan musyawarah adat itu pihaknya juga di beckup oleh puluhan personil dari Kodim 1502 Masohi, dan Koramil Amahai.

"Personil yang kita turunkan dalam kegiatan pengamanan ini yakni, Polres 168 personil, Polsek Amahai 20 personil, kemudian Kodim dan  Koramil 1502-02 Amahai sebanyak 35 personil,"ujar Kapolres.


Orang nomor satu di Polres Malteng ini berharap, kepada seluruh masyarakat terutama di Negeri Rutah, agar tetap menga situasi dan kondisi keamanan di negeri tersebut. Sebab kemajuan dan kemunduran negeri itu ada ditangan masyarakat sendiri.

"Pro dan kontra atau perbedaan pendapat di masyarakat itu hal yang biasa dan menjadi bagian penting dari demokrasi, tetapi tidak membuat kita harus bermusuhan apalagi sampai berkonflik. Jadikan perbedaan sebagai ajang silaturahmi, sebab kemajuan negeri adalah tanggungjawab seluruh masyarakat. Mari kita sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan,"pesan Kapolres. (HUMASPOLRESMALUKUTENGAH)