Kapolres Kepulauan Aru Dampingi Tokoh Adat Desa Marfenfen Bukas Sasi Adat Kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo
  • ADMINISTRATOR
  • 24 November 2021
  • 24 x

Polda Maluku- Polres Kepulauan Aru- Putusan Sidang snegketa tanah antara Desa Marfenfen dengan TNI AL menyebabkan adanya demo anarkis yang dilakukan oleh Masyarakat Desa Marfenfen yang tidak terima dengan hasil putusan sidang dimenangkan oleh Pihak TNI AL.

Para pendemo melempari kantor pengadilan dengan menggunakan batu dan mensasi adat kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo yang menyebabkan kaca jendela pecah, pintu kantor rusak serta atap kantor juga mengalami kerusakanan dan akibat dari Sasi Adat tersebut kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo tidak diperbolahkan masuk ke dalam kantor dikarenakan di Sassi Adat oleh Masyarakat Desa marfenfen. 

Polres Kepulauan Aru bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru melaksanakan negosiasi kepada Masyarakat Desa Marfenfen guna melepas Sasi Adat Kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo. Alhasil masyarakat Desa Marfenfen setuju dan sepakat membukan Sasi Adat tersebut.

Pada hari Selasa (23/11/21), Kapolres Kepulauan Aru AKBP Sugeng Kundarwanto, S.H, Ketua Pengadilam Negeri Kelas II Dobo, Kasat Binmas Polres Kepulauan Aru beserta Tokoh Adat dan masyarakat Desa Marfenfen secara resmi membuka Sasi Adat di Kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo.

Kapolres Kepulauan Aru menerangkan bahwa Masyarakat Desa Marfenfen menyanggupi membuka Sasi adat Kantor Pengadilan Negeri Kelas II Dobo sambil menunggu gugatan yang di ajukan oleh Masyarakat Desa Marfenfen ke tinggkat MK. Kapolres Kepulauan Aru juga memberikan himbauan kamtibmas dan pengertian hukum kepada masyarakat Desa Marfenfen untuk tidak mengulangi tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri serta kerugian terhdapat aset Negara.